Batuan Beku

Posted on Updated on

BATUAN BEKU

Batuan beku (igneous rock) adalah batuan yang terbentuk langsung dari magma, baik di bawah permukaan bumi (intrusive) atau di atas permukaan  bumi (ekstrusif), cirri khas batuan beku adalah kenampakan kristalin, yaitu kenampakan suatu massa dari unit-unit kristal yang saling mengunci (interlocking)

Batuan beku intrusif (plutonik) adalah batuan beku yang terbentuk atau mengalami pendinginan di bawah permukaan bumi, magma mendingin perlahan dan akibatnya betuan intrusif berkurai kasar, mineralnya pada umumnya dapat dilihat dengan mata telanjang .

Batuan ekstrusif adalah batuan yang terbentuk di atas permukaan bumi atau di kerak bumi, batuan ekstrusif lebih cepat mendingin dan mengeras daripada batuan intrusif, karena mendingin lebih cepat batuan ekstrusif berkurai halus, dan sulit diidentifikasi dengan mata telanjang.

SIFAT-SIFAT FISIK BATUAN BEKU

1.  TEKSTUR

Tekstur dalam batuan beku didefinisikan sebagai hubungan antara massa mineral dan massa gelas yang membentuk massa yang menata dari batuan. Tekstur berkaitan dengan ukuran, bentuk, dan susunan butiran mineral dalam batuan. Tekstur ini ditentukan oleh kecepatan kristalisasi, jadi tekstur merpakan fungsi dai sejarah suatu pembentukan batuan beku. Tekstur menunjukan derajat kristalisasi, ukuran butir atau granulasi dan kemas atau hubungan antar unsure-unsur itu.

Macam-macam tekstur bstusn beku :

  • Faneritik yaitu tekstur dengan ukuran butir individu kristal yang relative besar, sehingga dapat dibedakan dengan mata telanjang.
  • Afanitik adalah tekstur dengan ukuran butir kristal yang relative halus, sehingga tidak dapat didentifikasi dengan mata telanjang.
  • Porfiritik adalah  tekstur batuan beku yang memiliki butiran kristal tidak seragam dan dibedakan menjadi dua yaitu faneroparfiritik apabila butiran-butiran mineral yang erukuran besar (fenokris) dikelilingi mineral-mineral yang berukuran lebih kecil(massa dasar) yang dapat dikenal dengan meta telanjang dan porfiroafanitik apabila butiran mineral sulung dikelilingi dasar yang afanitik.

2.STRUKTUR

Struktur adalah kenampakan hubungan antar bagian yang berbeda. Struktur batuan beku adalah bentuk batuan beku dalam skala besar, sperti lava bantal yang terbentuk dalam lingkungan air (laut), lava bongkah, struktur aliran dan lainya.

Beberapa macam struktur batuan beku :

  • Massif adalah struktur yang tidak menunjukan adanya fragmen batuan lain yang tertanam dalam tubuhnya. Kenampakan struktur massif berupa batuan pejal, tanpa ratakan-ratakan atau lubang-lubang gas.
  • Struktur Bantal adalah struktur yang terbentuk pada suatu tubuh lava dan biasa disebut struktur lava bantal (pillow lava) dan dicirikan dengan kenampakan seprti kubah-kubah yang saling bersusun dan tumpah tindih. Di mana ukuranya antara 30-60 cm.
  • Struktur vesikular adalah struktur yang terjadi akibat gas-gas yang keluar dan terlarut di dalam magma, Karena tekanan disekitarnya menurun.
  • Struktur aliran adalah struktur yang terjadi akibat ketidakhomogenan antara komposisi, kadar gas, kekentalan, dan derajat kristalisasi, dan berupa garis-garis yang sejajar.
  • Struktur rakahan adalah struktur yang berbentuk kolom yang memenjang berbentuk prisma, dan segi enam.
  • Struktur amigdaloidal adalah struktur yang sama dengan struktur vesikuler hanya bedanya pada struktur amigdaloidal rongga-rongga gas tidak terisi oleh mineral.

3.  SIFAT BATUAN

Sifat batuan beku terdiri dari batuan asam, menengah, basa, dan ultra basa tergantung pada kandungan silikanya, berikut adalah tabel pembagian batuan beku berdasarkan kandungan silikanya :

NAMA BATUAN

KANDUNGAN SILIKA

Batuan Asam

> 66 %

Batuan Menengah

52 – 66 %

batuan Basa

45 – 52 %

batuan Ultra Basa

45 % <

4.  KOMPOSISI BATUAN

Komposisi batuan adalah komposisi mineral yang membentuk atau menyusun batuan beku. Mineral-mineral yang menyusun batuan beku diantaranya :

  • Olivin adalah Kristal yang pertama terbentuk, sehingga tidak tahan terhadap     pelapukan.
    • Piroksin adalah Berkilap kaca dan sukar digores dengan jarum baja.
    • Amphibol adalah Sistem kristal monoklin, berwarna hitam, hijau tua atau coklat.
    • Biotit adalah Berwarna hitam, coklat tua atau hijau tua. Digunakan untuk penentuan umur dengan metode potasium argon.
    • Plagioklas adalah minral pembentukbatuan yang paling umum.
    • K-Feldspar adalah mineral yang berwarna putih, kekerasan 6, sistem kristalin monoklin atau triklin.
    • Muscovit mineral yang berwarnamuda sampai tak berwarna, sistem kristal monoklin, belahan sempurna berlemba.
    • Kuarsa disebut mineral silika bentuk setangkap piramida, bersifat tembus cahaya, tak berwarna , digunakan sebagai permata.
    • Feldspatoid, kelompok mineral yang tak jenuh, berwarna abu-abu, kilap kaca atau lemak, pecahanya tidak rata dan tidak tergores jarum baja.

One thought on “Batuan Beku

    Apa Itu Magma…??? « Blognya Calon Geologist said:
    Oktober 20, 2015 pukul 9:52 am

    […] adalah bahan baku pertama yang secara langsung diyakini sebagai mareri yang menghasilkan batuan beku, yang kemudian sejalan dengan perkembanganya dapat menghasilkan batuan turunanya (sedimen dan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s